Tuesday, April 15, 2014

Spring Holiday: Seoul #3

04/04/2014

Hari terakhir di Korea!
Hari ini gue dan suami bangun sedikit lebih awal karena ini adalah hari terakhir kita di Korea. Besok udah cao baibai deh dari sini hiks. Jadi, kita menyusun rencana ke lebih banyak tempat hari ini. Tempat pertama yang dikunjungi hari ini adalah Gwanghwamun Square. Ini tempat udah sering banget gue liat di drama-drama Korea yang gue tonton hihihi. Oh iya, fyi, ini tempat sebenernya deket banget loh sama Gyeongbok Palace. Jadi kalau kesini, bisa sekalian ke Gyeongbok Palace. Tinggal jalan kaki. Untuk bisa ke Gwanghwamun Square ini caranya ambil subway ke Gwanghwamun Square (line 5 warna ungu) dan keluar di exit 2. Tempat ini cantik menurut gue. Karena Sejong-ro jadi human-centered space dipadukan dengan pemandangan Gyeongbok Palace dan Gunung Bukaksan dari kejauhan.

Gyeongbok Palace sama Gunung Bukaksan keliatan dari sini

Tempat ini hampir selalu penuh wisatawan

Bunga-bunga yang sudah mulai bermekaran ditata rapi di sekitar Gwanghwamun Square

Setelah dari sini, gue dan suami jalan menuju kantor pos terdekat untuk kirim postcard ke sahabat di Indonesia. Kantor posnya juga bersih dan bikin nyaman. Harga perangko dan postcardnya masing-masing 400 won. Cukup murah kan? Tapi nggak tahu juga kapan nyampenya ke Indonesia hahaha.

Lagi-lagi, rasanya waktu berjalan cepeeet banget. Rencana gue dan suami selanjutnya adalah foto pake pakaian tradisional Korea atau Hanbok. Tempatnya ada di M Plaza, Myeongdong. Tapi karena waiting list dua jam, nggak apa-apa deh yang penting udah daftar. Perut udah laper lagi aja rasanya haha waktunya makan siang!
Menurut dari info-info yang gue baca di Internet, di daerah Myeongdong ada mie yang paling terkenal di Seoul, namanya Myeongdong Gyoja. Katanya sih enak. Mari dicoba! Yang mau kesini bisa ambil subway ke Myeongdong station (line 4 warna biru) keluar di exit 5. Masuk aja ke kawasan Myeongdong, cari M Plaza. Tempat makan ini persis di depan M Plaza. Pokoknya kalau ada tempat makan mie yang rame dan antri panjang di depan M Plaza, nggak salah lagi! Hahaha. Asli antri. Menurut gue? Enak kok! Menunya dikit, jadi tinggal tunjuk mau mie nomer berapa :))

Ini kalau nggak salah mie nomer 2 hehe. Kalau nggak salah sih namanya calguksu.

Ini Gyoja. Iini ada di nomer 1 di menu.

Pulang makan, kenyang. Punya tenaga deh buat jalan ke Namdaemun market. Atas nama hari terakhir, mari kita belanja! Hahaha. Beli oleh-oleh maksudnyaaa hihihi. Ohiya, harga kosmetik di sini murah-murah. Lebih murah daripada di Myeongdong. Yang belum terlanjur ke Myeongdong, beli kosmetiknya di sini aja haha. Tapi yaa counternya nggak selengkap di Myeongdong. Yang gue liat sih Faceshop sama Missha. Terus, sekedar info aja sih, kalau beli souvenir di Insadong aja. Jangan di Namdaemun. Insadong lebih banyak pilihan. Tapi kalau barang, baju, kaos, yaa Namdaemun tempatnya hehe.

Namdaemun Market

Masih Namdaemun nih. Seru yah tempatnya!

Dari Namdaemun, kita kembali lagi ke Myeongdong untuk foto pake Hanbok di M Plaza, tepatnya di Seoul Global Culture and Tourism lantai 5 (Myeongdong station line 4 warna biru, exit 6). Kalau bisa sih dateng agak pagian, karena yang antri banyak. Gue aja dateng sebelum makan siang, kebagiannya yang jam sore.

But worth to wait! :p

Akhirnya, udah sore lagi. Makan lagi aahh hahaha. Cari makanan yang unik, googling, terus nemu tempat makan yang super cute. Tempat ini dulu pernah dijadiin lokasi syuting We Got Married (WGM) Jung Yonghwa CN Blue dan Seo Hyun SNSD. Nasi dan lauknya ditaruh di semacam lunch box. Yang unik adalah cara makannya. Kita harus tutup dulu lunch box nya, terus kita kocok-kocok tuh lunch box. Kalau kira-kira udah keaduk semua, baru deh dibuka lagi terus dimakan hehe unik yah.
Cara kesini? Gampaaang. Ambil subway ke Anguk station (line 3 warna oranye), keluar di exit 6.



Ini nih lunch box nya sebelum dikocok

Di sini bisa ambil kertas dan bolpen, terus tulis deh wish yang pengen kamu dan pasanganmu sampein. Gantung di atas meja kamu. Orang Korea romantis abis hahaha. And yes, for free.

Keluar dari restoran tadi jalan ke kanan, Insadong. Nah gue rekomendasiin sih beli souvenir untuk oleh-oleh di sini aja. Tempatnya lengang, nyaman dan yang jelas banyak banget pilihannya. Harga pun bersaing kok! Banyak street food juga, jadi kalau laper tinggal mangap deh isi perut hohoho.

Sepanjang jalan ini hampir semuanya  souvenir store

Tas-tas made in Korea nih too cute to be true deh.

Dongpang. Gue kalo nyebut sih roti eek. :)) Ya abisnyaa, liat aja bentuknya. Isinya kaca merah. Worth to try.
Banyak jajanan kue manis Korea yang isinya kacang merah. Semuanya enak. Apalagi dimakan panas-panas. Nyummeehh~



Capek jalan, kita lalu ambil subway ke Gyeongbokgung station (line 3 warna oranye exit 2 dan jalan sekitar 10 menit untuk ke restoran bernama Tosokchon. Di Tosokchon ini punya samgyetang yang terkenal enaknya. Sebagai penggemar ayam, gue nggak mau melewatkan kesempatan ini! Hoho. Tapi makan di sini cukup mahal sih. You have been warned, my friend.

Yang difoto menunya. Ayamnya malah lupa difoto. Begitu ayamnya dateng langsung serbu sih :))
Perut udah diisi, kenyang lagi dan balik lagi ke Gwanghwamun station (line 5 warna ungu exit 5) untuk jalan ke "Memorial Waterway" yang mengalir air bawah tanah dari Gyeongbokgung dan Gwanghwamun subway station ke Cheonggyecheon stream. Yang sering liat drama Korea udah pasti sering lihat Cheonggyecheon. Asli scene di sini sering banget. Sampe hafal gue! Hahaha. 
Kebetulan sampai sini kan udah malem, lagi ada pertunjukan dancing light gitu di atas air. Super cool.




Menonton pertunjukan ini jadi kegiatan terakhir gue dan suami di Korea Selatan. Busan udah, Gyeongju udah, Jinhae udah, Seoul udah. Semoga dikasih umur panjang dan bisa kesampean ngunjungin Jeju island yah someday! 

Seoul, annyeong~ ^^





Sunday, April 13, 2014

Spring Holiday: Seoul #2

Baiklaaahh... Pagi-pagi sambil nunggu niat buat mandi gue akan lanjutin lagi cerita tentang hari kedua gue di Seoul beberapa waktu yang lalu. Siap-siap banjir foto yaaa! :D

03/04/2014

Pagi ini kita berencana ke Bukchon Hanok Village. Ini area yang dikelilingi sama rumah-rumah tradisional Korea (Hanok), karena ini merupakan perkampungan zaman dulu Korea Selatan. Nama Bukchon sendiri awalnya karena berlokasi di northern part of Cheonggyecheon dan Jongno, jadilah orang-orang menyebut area ini "Bukchon", which means northern village. Menurut gue ini sangat menarik ya, karena area ini masih orisinil. Baik dari bentuk rumahnya ataupun interior dalam rumahnya. Ditambah lagi, area ini berada di sekeliling bangunan-bangunan kota Seoul yang sudah modern dengan perkembangan zamannya. Di sini, jangan harap kalian bisa cekikikan atau teriak-teriak. Para turis diminta untuk selalu tenang dan respect sama penduduk yang tinggal di sini.

Untuk yang mau ke sini, ambil subway ke Anguk station (line 3 warna oranye), keluar di exit 2. Lalu jalan lurus kurang lebih 350 m.






Tujuan selanjutnya adalah jalan kaki ke Gyeongbok Palace. Atau kalau mau ambil subway bisa juga sih lewat Gwanghwamun station (line 5 warna ungu, exit 2). Dari jaman duluuuuu banget pengen ke sini. Akhirnya kesampaian juga. Ini sih dream comes true namanya! Hihihi.

Istana Gyeongbok ini dibangun di tahun 1395, yaitu tiga tahun setelah Dinasti Joseon ditemukan. Dan sejak saat itu, istana ini dijadikan sebagai istana utama selama lebih dari 500 tahun. Beberapa hari setelah its completion, one of the Dynastic Foundation Merit Subject yang bernama Jong Do-jeon, memberikan nama istana ini Gyeongbokgung. "Gyeongbok" yang berarti "The new dynasty will be greatly blessed and prosperous", dan "gung" yang berarti "palace" atau istana.

Biaya masuknya 3000 won saja. Ada free tour guide loh di jam-jam tertentu! :)






Sayangnya di perjalanan hari ini Seoul diguyur hujan. Nggak terlalu deras sih, tapi cukup mengganggu. Jadi kesannya di sini jadi cepet-cepet aja gitu. Setelah puas keliling-keliling istana yang besar ini, gue dan suami melanjutkan wisata ke National Folk Museum of Korea (tiket masuk istana sudah termasuk free pass ke museum). Jalan-jalan di sekitar museumnya juga asik loh! Hehehe





Selesai sudah wisata budayanya. Akhirnya gue dan suami jalan kaki ke Insadong dan cari makan di situ. Insadong lumayan deket kok. 

Gimbap dan Tteokbokki! Nyaam~

Kenyang makan siang, perjalanan selama satu jam kita habiskan demi liat kampung Indonesia di Ansan! Hihi. Di mana itu Ansan?  Bisa berhenti di Ansan station, line 4 warna biru. Yang mau cobain ke Ansan boleh loh, siapa tahu mau beli hape sambil ngobrol bahasa Jawa sama pemilik counternya. Eeehh, serius gue!

Nih kalau nggak percayaaa.

Selain dipenuhi sama counter hp, kalau mau beli street food yang harganya lebih murah pun Ansan tempatnya. Hotteok di Seoul kota itu biasanya 2500-3000 won. Di Ansan gue beli cuman 1000 won hahaha. Asik kaann. Kalau Seoul itu Jakarta, Ansan ini Solo atau Jogja mungkin ya.

Bosen di Ansan, gue dan suami balik lagi ke kota dan menghabiskan malam di Myeongdong! Aduh Myeongdong ini super parah. Pusatnya belanja deh, apalagi kalau yang dicari kosmetik. Sebelah kiri Etude House, sebelahnya Missha, seberangnya lagi Face Shop, jalan dikit ada Skin Food, nengok ke sebelah Nature Republic, meleng dikit jalan berapa langkah ada Face Shop lagi, tanpa sadar di depan ada Laneige. Udah gitu harga kosmetik di sini jauuuuuhhh lebih murah dari yang gue liat di mall-mall ataupun di online shop yang biasa gue beli. Asli deh gue kalap hahaha. 

Myeongdong ini rame banget sama anak-anak muda. Ini semacam meeting point nya mereka gitu. Karena emang tempatnya asik banget sih ya, fast food ada, toko baju ada, toko sepatu ada, toko kosmetik apalagi, street food pun banyak berjejer.  Wah, I love this place! Surganya wanita bok.

The Great Myeongdong!





Friday, April 11, 2014

Spring Holiday: Seoul #1

02/04/2014

Kalau kemaren udah tiga hari di Busan, hari ini gue dan suami berancut ke Seoul. Sebenernya belum puas di Busan , tapi karena penasaran juga sama Seoul jadinya tetep ke Seoul. Lagipula penerbangan balik ke Indonesianya dari Seoul. So yea...

Dari hotel di daerah Oncheonjang, pagi-pagi dari Oncheonjang station gue dan suami pergi ke Nopo-dong station untuk ambil bis ke Seoul dari Central Bus Terminal. Seperti yang udah dibahas sebelumnya, Busan Central Bus Terminal ada di Nopo-dong station. Setelah sampai di Nopo-dong tinggal ikutin arah dari papan petunjuk aja. Harga tiketnya macem-macem tergantung jam dan kelas bisnya. Yang gue beli seharga 23.000 untuk satu orang. Nanti bis akan berhenti di Seoul Express Bus Terminal.

Loket tiket di Busan Central Bus Terminal
Tiket ke Seoul sudah di tangan! 

Perjalanan ke Seoul Express Bus memakan waktu kurang lebih 4.5 jam. Nggak ngaruh sih kalau gue, bobok muluu hihihi. Kalau pengen lebih cepet sih bisa naik KTX (kereta cepat Korea), tapi ya harganya jauh lebih mahal. Sekitar 50.000 an untuk satu orangnya.

Sesampainya di Seoul, gue dan suami langsung beli t-money card di subway station di situ (di Express Bus Terminal ada subway station). Kenapa di Seoul kita akhirnya beli t-money? Karena di Seoul nggak ada program one day pass untuk subway. Untuk t-money, nggak perlu susah-susah cari 711.  Di station ada mesin untuk beli card sekaligus recharge. Jadi setelah beli, langsung aja diisi kartunya dengan nominal yang diinginkan. Kalau gue setiap harinya gue isi 5000-6000 won, mengingat gue hanya 3 hari di Seoul. Cukup kok. Ohiya, jangan lupa, satu orang satu kartu yah!

Naah hotel gue ada di daerah Dongguk University yang udah dipesan sebelumnya di Agoda. Hotel gue namanya JC Inn Dongdaemun. Recommended deh. Walaupun kecil, tapi bersih dan nyaman. Terlebih lagi yang paling penting adalah deket dari mana-mana. Kalau mau tahu lebih lanjut bisa klik di sini. Dari Dongguk University station (line 3 exit 2), jalan kaki bentar ketemu mini market, belok kiri nyampe deh kiri jalan.

Tujuan pertama kita di Seoul adalah Namsan Tower yang hits banget. Bahkan orang-orang Koreanya sendiri aja masih suka ke sana. Untuk bisa ke Namsan Tower, ambil subway aja ke arah Chungmuro station (transfer station line 3 dan 4) dan keluar di exit 2. Jalan kaki bentar terus ketemu halte bis, naik deh bis no. 2. Itu bis jurusan N Tower kok, jadi jangan khawatir bakal tersesat. Bisnya beroperasi 5-6 menit sekali dari jam 08.00-00.00.

Namsan Tower!







Honestly, yang gue tuju di tempat ini adalah Teddy Bear Museum. Too bad gue baru tau kalau ni museum is no longer exist. Padahal waktu di Gyeongju gue nggak ke Teddy Bear Museum karena gue maunya ke museum yang di N Tower ini. Nyesek banget banget banget sih :'(

By the way, kalau gue pribadi sih lebih pilih ke sini naik bis daripada lewat hiking trail yang jauhnya naudzubillah. Tapi pas pulangnya suami gue maunya lewat belakang (baca: hiking trail). Yasalaam~ ya sudahlah akhirnya gue ngerasain juga pulangnya lewat hiking trail. Untung turun. Kalau naik sih tobat gue maaaakk!



Pemandangan kota Seoul dari atas sini? Jangan ditanya sih cantiknya kayak apaan. cantik banget!

Pulang dari sini percaya nggak sih gue dan suami nyasar jauh banget, jalan kaki sejam gitu tau-tau sampe di Hohyeon station (Namdaemun market). Udah nggak ngerti lagi deh kenapa kita nyasar mulu. Mungkin karena pas jalan kaki kita berdua sambil ngobrol, jadi meleng deh sama papan penunjuk jalan hahaha. Tapi anyway, Namdaemun udah tutup ya jadi kita ke Dongdaemun market aja. Tapi kalau kalian pengen ke Namdaemun Market, bisa ke Hohyeon station (line 4 exit 6).

Di Dongdaemun market ini kamu bisa beli baju, tas, sepatu, sweater, coat, make up, perlengkapan olah raga, pernak-pernik apa aja ada sih. Selain bisa beli dalam bentuk eceran, bisa juga dalam bentuk grosir. Gue nyampe sana sekitar jam 11 malem gitu mereka sistem jualnya bukan di store gitu, tapi di tenda-tenda warna kuning gitu. Kalau pagi atau siang pasti tempat ini rame banget karena di sekelilingnya pun berdiri banyak mall tempat perbelanjaan. Nggak heran tempat ini dikenal sebagai destinasi belanja terbesar di Korea serta perpaduan tempat belanja modern dan tradisional. Asiknya juga, di sini bisa tawar menawar harga. Gue sih biasa aja sama barang-barangnya karena itu semacam mangga dua atau tanah abangnya Korea kali ya, dengan kualitas yang bagus tentunya. Di situ gue jalan-jalan bentar terus laper lagi haha. Udara dingin bikin laper mulu asli. Jadi, yuk jajan makanan lagi :p

Jajan lagiii~ :p


Setelah kenyang jajan makanan, kita pulang deh ke hotel hihi. Capek, tapi kenyang :))
Ini penampakan metro di tengah malem yang masih rame aja. Oh, Seoul...
Kalau kalian tertarik ke Dongdaemun market ini, bisa ambil subway ke Dongdaemun History and Culture Park station (transfer station line 4/5), keluar di exit 14.

Oke, gotta go. Sampe ketemu di cerita Spring Holiday: Seoul #2 yah! :)

















Spring Holiday: Busan #3 (Busan to Jinhae)

01/04/2014

Memasuki bulan April, Korea mulai menghangat. Perkiraan cuaca sih bilangnya mencapai 19 derajat. Mana adaaaa 19 derajat. yang ada kalau nggak 7 derajat, 9 derajat, yaah kadang siang kalau beruntung bisa sampe 11 derajat. Gue sama suami tiap bangun pagi suka main tunjuk siapa yang mandi duluan hahaha.

Di Korea ada yang seru di bulan April, terutama di Jinhae. Apalagi kalau bukan Cherry Blossom Festival yang udah jadi annual event. Acara ini adalah salah satu alasan kuat gue dan suami memutuskan main ke Busan dulu sebelum ke Seoul. Sipiriliii~

Untuk yang mau ke Jinhae juga, ambil subway ke transfer station Sasang dan keluar di exit 5. Nanti sampai di Seobu Bus Terminal, terus tinggal beli tiket intercity bus deh ke Jinhae. Harga tiketnya 5100 won. Perjalanan kurang lebih satu jam perjalanan.

Seobu Bus Terminal

Begitu masuk ke Jinhae emang kerasa banget. Semuanyaaaa bunga Sakura. Ni kota penuh banget asli sama bunga sakura jejer-jejer. Super cute! Berhasil banget bikin gue yang ada di bis mangap-mangap cantik hihihi. Biar mangap harus optimis kalau tetep cantik :p




Turun dari bis, gue dan suami gue jalan kaki sekitar 10 menit ke arah tempat festival berlangsung. Acaranya meriah banget. Ramai pengunjung dan kawasan festivalnya ini super luas. Ada banyak tempat makan, street food, pameran lukisan, pertunjukan musik, dan lain sebagainya. 






Di sini ada banyak banget yang jual makanan, jadi jangan takut kelaperan hahaha. Gue aja ampe kekenyangan sih di sini. Habis ngemil A, terus di sebrang jajan B, sonoan dikit beli C, geser dikit lagi ngunyah D, bahkan kadang gue nggak tau namanya makanan itu apa. Makin bulet aja deh ini. Oh, tentang korean street food bakal gue bahas lebih lanjut nanti yah, di postingan yang lain hihi.

Daebak! Ini nih street food favorit gue. This is korean hot dog. Uniknya, di bagian luar rotinya dikasih lumuran gula putih dan sedikit mustard. Nyyammmeehh banget! *ngeces*
Pipe ice cream! Ni eskrim ucul banget. Jadi di kueh yang berbentuk pipa ini diisi eskrim sampe penuh, dan anehnya si eskrimnya nggak lumer. Joh-a!

Lunchy lunchy ayeyeye. Bibimbap seharga 5000 won saja. Walopun udah jajan ini itu, kalo bawa suami sih tetep diajak makan berat hihihihi :p

Sebelum pulang ke Busan foto dulu deket-deket bunga sakura. Biar rada ketularan cakepnya hihi

Overall, seneng dan puas ke Jinhae. Tapi pas udah jalan jauh sempet bingung jalan pulang balik ke terminal. Tanya-tanya di tourist information malah nyasar lebih jauh lagi. Setelah dua setengah jam jalan nyampe juga di terminal. Kaki rasanya mau putus. Gue rasa udah gue kelilingin tuh seluruh kota Jinhae. Capeeekkk banget. Buat tips aja nih, jangan sampe indahnya bunga sakura ngebuat lupa diri dan lupa arah hahaha. Tetep diinget-inget jalan dari terminal ke tempat festivalnya ke arah mana aja, karena orang Korea jarang banget ada yang bisa bahasa Inggris. Jadi, yang bisa nyelametin itu antara ikutin aja kata hati, atau bisa juga pasrah aja, atau bisa juga dengan cara cukup smart ngapalin jalan dari awal ampe akhir. Well my friend, you choose. Hihi.

Back to Busan, sebelum balik ke hotel kita sempetin ke Lotte Dept. Store, Shinsaege Dept. Store (mall terbesar di dunia dengan 14 lantai) dan Busan Cinema Center di Centum City (Stasiun Centum city line 2 warna hijau, ikutin aja papan penunjuk jalan arah exit-nya dan jalan kaki beberapa menit). Kita juga cuman lewat doang sih, udah tutup juga hehehe. Kalau orang jawa bilang, "Sing penting wis tau". Huehehehe

Baca cerita berikutnya yah tentang Seoul! Annyeong~